"Itu bukan gaya Demokrat," ujar pengamat komunikasi politik, Sofyan Effendi, saat dihubungi detikcom, Senin (18/10/2010).
Terkait ucapan petinggi Demokrat Marzuki Alie, Sofyan pun tidak mengerti kenapa itu terjadi. Tapi dia agak heran juga dengan pembandingan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sofyan mengaku sempat menyaksikan pidato Anas di televisi, dan itu memang cukup bagus. "Ya lumayanlah," imbuhnya.
Lalu kenapa kira-kira Marzuki membandingkan pidato Anas dan SBY? "Saya kira itu Marzuki yang lebih tahu," tutupnya.
Sebelumnya, dalam rangkaian acara peringatan hari ulang tahun PD yang ke-9, Minggu (17/10/2010), Marzuki angkat topi soal kemampuan pidato Anas. Bahkan, SBY bisa kalah hebat berpidato dibandingkan Anas.
"Kalau soal pidato Mas Anas ini nomor one di Republik Indonesia. Pak SBY pun bisa kalah kalau soal pidato-pidato," puji Marzuki, sesaat setelah Anas menyelesaikan pidato.
Jubir PD Ruhut Sitompul juga menyebut pernyataan Marzuki multitafsir. "Kenapa Pak Marzuki menyatakan demikian, lalu ada yang berpikiran seolah-olah dia menyindir Anas. Apapun, Anas adalah Ketua Umum PD," ujarnya.
(ndr/nrl)











































