Lily Wahid: 6 Menteri Layak Diganti

Lily Wahid: 6 Menteri Layak Diganti

- detikNews
Senin, 18 Okt 2010 01:20 WIB
Lily Wahid: 6 Menteri Layak Diganti
Jakarta - Wakil Ketua Dewan Syuro DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lily Wahid menyebut enam menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II tidak bekerja dengan serius dan layak diganti. Keenam menteri tersebut adalah Mensesneg, Menlu, Menakertrans, Menteri PDT, Menhub, dan Menteri ESDM.

"Yang paling tidak optimal itu Sudi Silalahi sebagai Mensesneg kok
terlupa sampai Presiden terlibat kontroversi terkait status hukum Jaksa Agung," ujar Lily kepada detikcom, Senin (18/10/2010).

Menlu Marty Natalegawa dinilai gagal menjaga martabat bangsa di mata internasional. Menlu dinilai kurang tegas dalam memutuskan sikap diplomatik Indonesia kepada negara lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menlu Marty Natalegawa karena kasus Malaysia, pembatalan kunjungan ke Belanda juga sangat memalukan di dunia internasional," kritik Lily.

Sementara itu Menakertrans Muhaimin Iskandar yang juga Ketum PKB dinilai Lily tidak serius bekerja membantu SBY. Lily mengusulkan agar Cak Imin diganti bersama lima menteri lainnya.

"Menakertrans saya lihat tidak ada kerjanya dalam satu tahun ini. Keberpihakan mereka terhadap TKI sangat tidak optimal. Waktu jaman Pak Erman Suparno hukuman mati saja bisa dibatalkan. Bagi saya menteri dari manapun kalau tidak maksimal harus diganti," papar Lily.

Lili juga mengkritisi kinerja Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmy Faizal Zaini. Helmi dirasa tidak banyak membantu rakyat miskin di pedesaan.

"Menteri PDT juga menurut saya tidak serius. Banyak daerah tertinggal yang belum tersentuh pembangunan," kritik Lily.

Selain itu, Lily juga menyebut isu skandal asmara dua menteri dari PD juga layak dijadikan masukan SBY. Diharapkan SBY memilih menteri yang berkarakter bersih dan layak dicontoh rakyat.

"Menhub dan ESDM juga banyak masalah pribadi. Kecelakaan kereta api juga terus terjadi," tandasnya. (van/did)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads