Pernyataan ini disampaikan Ical dalam pembukaan Rapimnas Partai Golkar di Kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Neli, Slipi, Jakarta, Minggu (17/10/2010).
Dalam kesempatan ini Ical juga menuturkan kesiapan partainya untuk mendukung penuh siapapun capres yang akan diajukan Golkar. "Kita siap. Kita siapkan kader terbaik. Partai Golkar bersikap matang, terbuka dalam mengambil putusan yang tepat. Kita tidak boleh terlalu cepat tidak boleh terlalu lambat," kata Ical, serius.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bebebarap hari lalu, lembaga survey menempatkan Partai Golkar sebagai 2 besar pemilu yakni sebesar 17,6 persen. Hasil survey ini tentu masih bersifat sementara. Tapi sebagai indikator, Partai Golkar telah di jalan yang benar," imbuh Ical, sambil tersenyum.
Terkait dengan nasib koalisi, Ical memastikan bahwa koalisi tetap berjalan. Ical menjamin Golkar tidak akan keluar dari koalisi hingga Pemerintahan SBY berakhir pada tahun 2014 mendatang.
"Koalisi tetap berjalan," tegas Ical.
Namun demikian, Ical menuturkan, Golkar akan fokus memperkuat jaringan guna pemenangan Pemilu 2014. "Golkar tidak akan tawar menawar seperti pendidikan dan kesejahteraan.Β Kemenangan Golkar dalam Pemilu 2014 adalah tujuan strategis, tidak boleh ditawar," tandasnya.
(Ari/van)











































