Hadapi Isu Penggulingan, SBY Diminta Hadapi Kritik dengan Dialog

Hadapi Isu Penggulingan, SBY Diminta Hadapi Kritik dengan Dialog

- detikNews
Minggu, 17 Okt 2010 13:36 WIB
Jakarta - Wacana penggulingan menyeruak menjelang satu tahun pemerintahan SBY-Boediono. Menghadapi hal ini, pemerintah diminta menghadapi pengkritik dengan dialog terbuka.

"Saya kira, kalau ada suara-suara keras, itu suara kita lihat sebagai kritik. Itu seyogyanya dihadapi dengan dialog, membuka diri," kata Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Theo L Sambuaga ketika dihubungi detikcom, Minggu (17/10/2010).

Theo mengatakan, pemerintah tidak boleh menutup diri dari kritik. Theo yakin jika isu penggulingan hanyalah kritik, dan tidak betul-betul bermaksud untuk menggulingkan pemerintah.

Theo menjelaskan, memberhentikan presiden di tengah jalan tanpa alasan yang jelas, tidak sesuai dengan sitem pemerintahan kita. Partai Golkar siap untuk mengawal pemerintahan hingga tahun 2014.

"Golkar bekepentingan mengawal pemerintahan hingga tahun 2014. Karena itu kita akan memperkuat diri di Setgab hingga 2014," tuturnya.

Partai Golkar menggelar Rapimnas I yang mulai digelar Minggu (17/10/2010). Rapimnas ini untuk mengevaluasi kinerja internal Partai Golkar.

Beberapa hal yang akan dibahas adalah konsolidasi dan evaluasi pelaksanaan Musyawarah Kelurahan dan Musyawarah Desa yang dilakukan Partai Golkar di seluruh daerah. Akan dibahas pula teknis kaderisasi dan pencapaian target anggota baru, serta evaluasi Pemilukada yang digelar di sejumlah daerah selama 2010.

(gun/fay)


Berita Terkait