Soal Rokok, DPR Jangan Cari Alasan

Soal Rokok, DPR Jangan Cari Alasan

- detikNews
Minggu, 17 Okt 2010 11:27 WIB
Soal Rokok, DPR Jangan Cari Alasan
Jakarta - DPR dinilai tidak perlu mencari-cari alasan untuk menolak pelarangan merokok di dalam gedung. Tidak perlu melempar kesalahan ke tempat hiburan malam atau Istana Presiden. DPR justru harus jadi pionir kawasan bebas rokok.

"DPR tidak perlu menunjuk atau mencari kambing hitam pihak lain seperti tempat hiburan malam atau bahkan Istana utk kampanye anti rokok. Justru DPR harus jadi pionernya," kata anggota Komisi III DPR, Didi Irawadi Syamsuddin dalam email kepada detikcom, Minggu (17/10/2010).

Menurut salah satu Ketua DPP Partai Demokrat ini, para anggota dewan harus menjadi teladan untuk tidak merokok sembarangan. Selama ini, mereka kerap kebal-kebul di dalam ruang rapat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini rumah wakil rakyat. Tapi ironinya, ruang-ruang rapat selalu diselimuti kabut asap rokok dan cerutu. Apa kita tidak malu sebagai wakil rakyat merokok di ruang-ruang rapat ber-AC?" kata Didi memberi otokritik.

Didi menambahkan, DPR harus introspeksi soal kebiasaan merokok dalam gedung. Pimpinan Komisi, Panja atau Pansus harus tegas dalam rapat, ketika melihat anggota dewan yang merokok.

"Kerap kali segan untuk menegur dan memperingatkan anggota-anggotanya yang seenaknya merokok. Padahal tata tertib DPR jelas melarang dan juga ada Perda-nya," ujar Didi.

Akibat sebagian anggota DPR yang gemar merokok, lanjut Didi, ruang DPR menjadi tidak sehat. Anggota DPR yang tidak merokok, pegawai dan pengunjung yang tidak merokok pun menjadi perokok pasif yang dirugikan.

"Celakanya juga, perilaku tersebut menjadi tontonan buruk keseharian oleh rakyat, melalui media TV dan sebagainya," tutupnya.

(fay/vit)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads