Marzuki Alie: Kalau Soal Pidato SBY Kalah Oleh Anas

Marzuki Alie: Kalau Soal Pidato SBY Kalah Oleh Anas

- detikNews
Minggu, 17 Okt 2010 10:55 WIB
Marzuki Alie: Kalau Soal Pidato SBY Kalah Oleh Anas
Jakarta - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat sekaligus Ketua DPR RI, Marzuki Alie, angkat topi soal kemampuan pidato Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Bahkan, ia mengakui SBY kalah hebat berpidato dibandingkan Anas.

"Kalau soal pidato Mas Anas ini nomor one di Republik Indonesia. Pak SBY pun bisa kalah kalau soal pidato-pidato," puji Marzuki disambut tawa kader partai berlambang bintang prisma ini.

Pernyataan itu disampaikan Marzuki saat penutupan pidato pembukaan acara donor darah HUT Partai Demokrat ke-9 'Melanjutkan Bakti Untuk Negeri', di Istora Senayan, Minggu (17/10/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anas yang berada di kursi deretan depan beserta jajaran pengurus DPP Demokrat, membalas dengan senyum dan mengangguk.

Dalam penyampaian pidato berdurasi 5 menit, Marzuki meminta kader Demokrat menyumbangkan darah untuk membantu orang yang membutuhkan darah. Menginggat stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) masih tergolong kurang.

"Seperti yang dikatakan ketua PMI Pak JK, Indonesia masih krisis darah, masih banyak saudara kita yang membutuhkan darah, darah itu tidak ada. Bagi yang sehat berbagilah darah itu," imbau Marzuki.

Sementara itu, Anas Urbaningrum dalam pidatonya menyampaikan jika darah merupakan sumber kehidupan.

"Darah tidak beda dengan koperasi. Mengapa, karena darah mengaliri kehidupan kita, koperasi juga kehidupan kecil menengah," ujar Anas di hadapan Syarif Hasan.

Dia berharap dengan kegiatan donor darah di HUT ke-9 Partai Demokrat dapat menjadi cerminan bangsa dalam membantu rakyat yang membutuhkan. Anas mengimbau kadernya dapat mendonorkan darah.

"Mari yang darahnya segar dan layak, disumbangkan," ujar Anas.

Pantaun detikcom, mimik muka Anas terlihat meringis saat hendak diambil darah di Ruang Kenanga V, Istora Senayan. Bangsal pengambilan darah Anas tepat bersebelahan dengan Marzuki Alie.

Marzuki yang lebih dulu diambil darahnya terlihat santai ketika petugas PMI mengambil darahnya. Anas terlihat memperhatikan darah Marzuki yang mengalir di selang menuju kantong darah.

"Sudah jangan dilihatin," ujar sang istri menenangkan Anas, seraya membalikkan pandangan Anas dari Marzuki.

(ahy/gun)


Berita Terkait