Anas: 2010 Tahun Bekerja, Belum Tahun Politik

Anas: 2010 Tahun Bekerja, Belum Tahun Politik

- detikNews
Minggu, 17 Okt 2010 10:39 WIB
Anas: 2010 Tahun Bekerja, Belum Tahun Politik
Jakarta - Pemilu presiden memang masih lama, namun sudah berhembus isu akan ada target pencalonan presiden. Menanggapi isu pencapresan, Ketum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum menegaskan, tahun 2010 adalah tahun bekerja, belum tahun politik.

"Ini baru tahun 2010. Kami berpendirian tahun 2010 sampai 2013 bagi Partai Demokrat, tahun-tahun itu adalah tahun bekerja," ujar Anas usai donor darah dalam rangka HUT ke-9 Partai Demokrat di Istora, Senayan, Jakarta, Minggu (17/10/2010).

Menurutnya, tahun yang pas disebut sebagai tahun politik adalah tahun 2014. Maksudnya, di tahun itulah saat-saat untuk mempersiapkan diri dalam 'pertarungan' di pemilu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Belum tahun politik. Itu nanti tahun 2014. Kalau tiap tahun jadi tahun politik nanti jatah rakyat diambil oleh partai," sambung Anas.

Terkait bertambahnya usia Partai Demokrat, Anas bersyukur rakyat telah memberikan kepercayaan. Karena itulah, Demokrat ingin selalu memberikan yang terbaik untuk menjalankan amanahnya.

"Kami sadar kami partai yang masih muda, kami bersyukur sebagai partai baru mendapat kepercayaan rakyat. Karena itu kami ingin melanjutkan yang terbaik bagi negeri, bagi rakyat, itu spirit HUT ke-9 Demokrat," ujarnya.

Sebelumnya Ketua DPP Partai Golkar Firman Subagyo menyebutkan bahwa pencapresan Aburizal Bakrie alias Ical pada 2014 akan dibahas di Rapim Partai Golkar. Namun Ical, saat dimintai konfirmasi soal pencapresannya justru membantah.

"Tentang bagaimana Golkar mencari capres. Dengan survei dan sebagainya, dikatakan Ical sebagai calonnya. Jadi saya kira, itu tidak benar karena tidak ada keputusan apa pun mengenai calon presiden," kata Ical kepada wartawan sebelum membuka Seminar Nasional di kantor DPP Partai Golkar, Jl Anggrek Nely Murni, Slipi, Jakbar, Sabtu (16/10/2010) kemarin.

(vit/fay)


Berita Terkait