Salah seorang korban tewas adalah Walter Vera, 31, ketua tim penambang. Vera terjebak bersama saudara laki-lakinya Angel dan dua penambang lain.
"Tiga dari empat orang yang terjebak telah ditemukan tewas," kata seorang pejabat pertahanan sipil yang enggan disebutkan identitasnya kepada AFP, Minggu (17/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kejadian ini berlangsung pada Jumat (15/10/2010). Saat itu, keempat penambang terperangkap setelah sebuah ledakan terjadi dan menutup pintu keluar dari tambang. Mereka diperkirakan terjebak di kedalaman 150 meter di bawah tambang Casa Negra.
Sebelumnya, ledakan juga terjadi di areal tambang batubara di China. Akibatnya, ada 20 penambang tewas.
Lebih dari 30 penambang lainnya dilaporkan terperangkap di bawah tanah. Peristiwa itu terjadi di Provinsi Henan pada Sabtu pagi waktu setempat. Ledakan sekitar pukul 6 pagi waktu setempat itu terjadi di tambang milik perusahaan Pingyu Coal & Electric Co Ltd di Kota Yuzhou. Operasi penyelamatan saat ini tengah berlangsung.
Musibah ini terjadi tak lama setelah dunia dibuat takjub dengan operasi penyelamatan dramatis para penambang Chili. Sebanyak 33 penambang telah terperangkap jauh di bawah perut bumi selama 69 hari. Mereka semua telah berhasil diselamatkan dalam upaya penyelamatan yang diliput langsung oleh sekitar 2 ribu jurnalis dari berbagai negara.
(mad/mad)










































