Wakil Kepala Daker Mekkah bidang perumahan, Ahmad Jauhari, mengatakan, saat ini pihaknya menyediakan genset dan springkle (penyemprotan air) jika terjadi kebakaran di setiap pemondokan.
Sabtu (16/10/2010) ini, sebanyak 25.873 calon haji (calhaj) telah masuk Madinah. Di Madinah, jamaah akan melakukan salat arbain, salat lima waktu berjamaah selama 8 hari secara berturut-turut dan melakukan ziarah ke tempat bersejarah Islam. Dari Madinah, jamaah baru akan menuju Makkah untuk melakukan ibadah haji.
Jamaah haji akan mulai masuk Mekkah mulai 20 Oktober nanti. βIni sudah sesuai tasyrik (surat keterangan ijin dari pemerintah bahwa rumah tersebut layak dihuni). Genset dan springkle harus disiapkan pemilik rumah. Kami juga sediakan cadangan, jika pada akhirnya ada pembatalan pondokan,β kata Jauhari di kantor Daker Mekkah.
Menurut Jauhari, jaringan listrik sebelumnya tidak pernah mengalami masalah di pemondokan Mekkah. Dia juga berharap musim haji tahun ini akan baik-baik saja.
"Tahun lalu aman-aman saja. Kami sudah lakukan antisipasi semuanya,β katanya.
Sementara Ketua Komite III DPD, Istibsyaroh meminta PPIH Mekkah harus segera
mengantisipasi jika terjadi pemadaman listrik di pemondokan. Salah satunya
dengan menyiapkan pegawai teknisi yang siap menangani masalah listrik tersebut.
Terkait kepadaman listrik, Istibsyaroh menyaksikan langsung jamaah yang terjebak di lift akibat listrik padam di pemondokan hotel Andalus Madinah.
"Kejadian seperti ini jangan sampai terulang. Kasihan jamaah kalau saat di lift, tiba-tiba listrik mati. Petugas harus cepat mengatasi hal ini,β kata Istibsyaroh saat berkunjung ke Media Center Haji (MCH) Mekkah. (iy/mad)











































