Panwaslu Depok Duga Ada Kesalahan Dalam Pemutakhiran Data Pemilih

Panwaslu Depok Duga Ada Kesalahan Dalam Pemutakhiran Data Pemilih

- detikNews
Sabtu, 16 Okt 2010 17:09 WIB
Panwaslu Depok Duga Ada Kesalahan Dalam Pemutakhiran Data Pemilih
Jakarta - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) menduga adanya kesalahan dalam pengumpulan data Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dilakukan KPUD Depok. Pasalnya, banyak warga yang tidak mendapatkan hak suaranya.

"Dari kaca mata pengawas kalau kita melihat ada banyak warga yang harusnya memilih tapi tidak dapat hak pilih, kemungkinan ada kesalahan pemutakhiran data," kata Kepala Divisi Penyelesaian Sengketa Tanah, Sutarno kepada wartawan, Minggu (16/10/2010).

Sutarno menambahkan, ia sudah mendapatkan informasi dari warga dan akan mendalami laporan-laporan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita sudah terima laporan dari warga, nanti yang pasti akan kita dalami," kata Sutarno.

Namun, lanjut Sutarno, belum bisa dipastikan apakah ada indikasi kecurangan atau kesengajaan yang menyebabkan banyak warga tidak mendapatkan hak pilih.

"Kita lihat dulu, belum bisa kita pastikan apakah ada kecurangan atau kesengajaan yang menyebabkan banyak tidak terdaftar," papar Sutarno.

Diketahui ada 4 pasangan yang bertarung dalam Pilkada ini. Mereka yakni pasangan Gagah-Derry Drajat maju dari jalur perseorangan dengan mengumpulkan 46.000 dukungan. Yuyun-Pradi Supriatna maju dengan didukung 15 partai politik, di antaranya Partai Gerindra dan Partai Hanura.

Pengusung Nur Mahmudi Ismail-Idris Abdushomad didukung antara lain Partai Keadilan Sejahtera, Partai Amanat Nasional, dan Partai Nasional Banteng Kemerdekaan. Serta pasangan Badrul Kamal-Agus Suprianto didukung Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Kebangkitan Bangsa.

(ayu/ndr)


Berita Terkait