Tim Forensik Polda Sulsel Selidiki Terbakarnya KM Ahar di Maluku Tenggara

Tim Forensik Polda Sulsel Selidiki Terbakarnya KM Ahar di Maluku Tenggara

- detikNews
Sabtu, 16 Okt 2010 12:46 WIB
Ambon - 4 Orang tewas dalam peristiwa kebakaran KM Ahar di Pelabuhan Fidabut Kota Tual, Maluku Tenggara (Malra), Rabu (13/10) lalu. Untuk mengetahui sebab-sebab kejadian itu, kepolisian setempat mendatangkan tim Labfor dari Polda Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Untuk mengetahui penyebab terbakarnya kasus ini, penyelidikan dilakukan tim Labfor Polri Makassar. Polda Maluku belum memiliki ahli kebakaran, sehingga diharapkan mereka dapat tiba secepatnya untuk melakukan penyelidikan," jelas Kapolres Malra, AKBP Saiful Rahman via selular, Sabtu (16/10/2010).

Empat korban tewas tersebut adalah Aditia (3), Nadia (6), Halima (56) dan Rosanty Letsoin (21). Sedangkan 8 orang lainnya menderita luka bakar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saiful menambahkan, pascaterbakarnya KM Ahar tersebut, pihaknya baru memeriksa satu orang saksi yaitu nahkoda kapal. Polisi juga mengambil keterangan dari para korban yang mengalami luka-luka.

Pihak Polres Malra, juga belum mengetahui keseluruhan korban terbakarnya kapal naas itu. Hal tersebut disebabkan daftar nama penumpang berada di tangan pemilik kapal.

"Sementara sang pemilik juga ikut menjadi korban," urai Kapolres.

Kapal yang hendak menuju Kecamatan Tayando ini diduga terbakar akibat salah satu drum Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berisi premium mengalami kebocoran. Sehingga saat mesin dijalankan langsung terjadi ledakan dan KM Ahar langsung terbakar hingga akhirnya tenggelam di Pelabuhan Fidabut Tual.

(djo/djo)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini