Palestina Protes Rencana Pembangunan Pemukiman Baru Yahudi

Palestina Protes Rencana Pembangunan Pemukiman Baru Yahudi

- detikNews
Sabtu, 16 Okt 2010 12:06 WIB
Palestina Protes Rencana Pembangunan Pemukiman Baru Yahudi
Yerusalem - Di tengah upaya damai Israel-Palestina, Israel malah melakukan hal yang menimbulkan kemarahan Palestina. Pemerintah Israel berencana melanjutkan kembali pembangunan pemukiman Yahudi. Israel berencana membangun 238 unit rumah baru di Yerusalem Timur.

Negosiator Palestina Saeb Erekat menuding Israel lebih memilih pemukiman daripada perdamaian. Pada Kamis, 14 Oktober waktu setempat, pemerintah Israel merilis rencana pembangunan perumahan tersebut.

Dicetuskan Erekat, dengan menyetujui perilisan rencana pembangunan pemukiman itu, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu "telah menentukan pilihannya, pemukiman di atas perdamaian dan telah menunjukkan mengapa tak ada perundingan saat ini."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Washington, AS, juru bicara Departemen Luar Negeri AS, P.J. Crowley mengatakan, pemerintah AS kecewa dengan pengumuman pembangunan pemukiman baru di Yerusalem Timur tersebut.

"Ini bertolak belakang dengan upaya-upaya kita untuk melanjutkan kembali negosiasi langsung antara pihak-pihak tersebut," ujar Crowley seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (16/10/2010).

"Kami akan terus bekerja karena kita harus mencoba menciptakan kondisi untuk dilanjutkannya negosiasi langsung," tandasnya.

Beberapa waktu lalu pemerintah AS telah mensponsori pertemuan pemerintah Israel dan Palestina di Gedung Putih. Pertemuan tersebut dimaksudkan untuk melanjutkan kembali perundingan damai Timur Tengah yang selama ini mandek.
(ita/ita)


Berita Terkait