"Rapimnas Golkar kali ini melakukan evaluasi dan kritik terhadap kinerja pemerintah," ujar Ketua Panitia Penyelengara Rapimnas I HUT ke-46 Partai Golkar Firman Soebagyo di kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Neli, Jakarta Barat, Jumat (15/10/2010).
Menurut Firman, evaluasi dan kritik terhadap pemerintah harus dipahami bukanlah persoalan senang atau tidak senang, karena sampai saat ini Golkar tetap konsisten mengawal pemerintahan hingga 2014.
"Kritik dan evaluasi bersifat obyektif, konstruktif dan proporsional," katanya.
Dalam Rapimnas 18-20 Oktober mendatang yang bertepatan dengan satu tahun pemerintahan SBY-Boediono akan dibahas berbagai agenda strategis partai ke depan. Beberapa agenda yang akan dibahas di antaranya, evaluasi konsolidasi organisasi, program kaderisasi, program pemenangan pemilu serta pernyataan politik Golkar dalam merespons persolan aktual yang dihadapi bangsa.
"Rapimnas menjadi momentum merumuskan taktik dan strategi partai untuk menjadikan Golkar partai pemenang Pemilu 2014," jelasnya.
Golkar juga mengundang lembaga survei yang memiliki kompetensi memberikan paparan terhadap kondisi dan situasi politik nasional saat ini. Hasil survei tersebut akan menjadi bahan kajian untuk mencermati situasi dan perkembangan politik yang ada.
"Ke depan Golkar akan mudah melakukan langkah-langkah strategis dalam melaksanakan program yang sudah digariskan partai," ujarnya.
Berkaitan dengan acara Rapimnas dan HUT ke-46 Partai Golkar, akan digelar seminar pada 16 Oktober bertema "Penataan Sistem Politik untuk Memperkokoh Nasionalisme dan Demokrasi Indonesia".
Puncak acara pada 20 Oktober akan digelar di Hall D JIEX Kemayoran, Jakarta dengan menghadirkan Presiden SBY serta para Menteri KIB II.
(did/anw)











































