Korban merupakan warga Jl Garuda Sakti III, Perumahan Graha Garuda Permai, Blok AE, Kecamatan Tampan, Pekanbaru. Ibu dan anaknya ini ditemukan tewas di kamarnya, pada Jumat (15/10/2010).
Pembunuhan sadis ini diketahui pertama kalinya oleh Rima (6) anak paling bungsu dari tiga bersaudara itu. Pagi itu bocah ini terbangun sekitar pukul 06.00 WIB dari kamarnya menuju ke kamar ibunya. Sampai di kamar ibunya bagian depan itu, bocah ini melihat ibu dan kakaknya terkapar dengan darah berceceran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari sana warga pun menjadi heboh. Warga pun lantas memberikan kabar mengenaskan itu kepada pihak kepolisian. Kondisi korban Susanti dan anaknya memang mengenaskan. Sang ibu lehernya ditebas dengan benda tajam, bibirnya koyak, di kepalanya ada bekas benturan benda keras.
Sedangkan Fitri kondisinya juga tak kalah sadis. Lehernya digorok dan mulutnya disobek dengan benda tajam, serta ada bekas tusukan benda tajam di perut dan dadanya. Kini jasad kedua korban dibawa ke RSUD Arifin Achmad.
Dari rumah korban, diketahui, satu unit sepeda motor Honda Supra X dan sejumlah uang diketahui raib digondol maling. Uang yang hilang itu, diperkirakan uang simpanan hasil rental PS yang dikelola sang janda itu.
Pihak kepolisian sendiri masih melakukan penyelidikan dalam kasus ini. "Kasusnya tengah kita selidiki. Mudah-mudahanย kasus ini segara terungkap," kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Sapta Marpaung kepada wartawan.
(cha/anw)











































