"Yang berkunjung ke KWS ada 69.589, dan yang membuat laporan 3.314," kata juru bicara KPK, Johan Budi, di Jakarta, Jumat (15/10/2010).
Dari 3 ribuan laporan itu, hanya sekitar 2.600 laporan yang berbau korupsi, meliputi korupsi yang melibatkan orang penting, penyelenggara negara, atau penegak hukum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditinjau dari aspek teknologi, lajut Johan, KWS ini sangat aman dan memungkinkan identitas pelapor tidak bisa di-hack ataupun di-hijack. Kerahasiaan pelapor terjamin.
"Pelapor akan merasa aman karena tidak diketahui orang lain selama orang bersangkutan tidak bercerita kepada orang lain," tambahnya.
Sistem KWS ini juga membuat pegawai bisa saling menjaga diri untuk tidak melakukan penyimpangan, apalagi yang mengarah kepada tindakan korupsi. "Karena saling menjaga," kata Johan.
(ndr/nrl)











































