Penumpang Diminta Tak Lagi Naik ke Atap Gerbong

Penumpang Diminta Tak Lagi Naik ke Atap Gerbong

- detikNews
Jumat, 15 Okt 2010 10:29 WIB
Penumpang Diminta Tak Lagi Naik ke Atap Gerbong
Jakarta - Penumpang kereta api diminta untuk tidak lagi naik ke atap gerbong. Peristiwa tewasnya bocah akibat tersengat listrik diharap jadi pelajaran berharga akan bahayanya duduk di atap gerbong.

"Kami imbau nggak ada lagi penumpang yang naik ke atap gerbong, itu bahaya sekali," ujar Kepala Stasiun UI, Jaida kepada detikcom di kantornya, Jumat (15/10/2010).

Jaida mengatakan, pihaknya sudah sering meminta agar penumpang yang ada di atap gerbong segera turun. Terkadang itu dilakukan melalui pengeras suara. Tidak jarang juga, kereta sengaja dihentikan sesaat sebelum atap gerbong benar-benar steril.

Namun petugas mengalami dilema jika terpaksa menghentikan kereta. Penumpang yang ada di dalam gerbong biasanya mengeluh karena kereta tidak juga berangkat. Jadwal kereta yang lain juga dipastikan akan molor.

"Yah kalau sudah begini, kita cuma berharap kesadaran penumpang saja," keluh Jaida.

Menurut Jaida, pihaknya sangat kewalahan menghadapi penumpang pada pagi dan sore hari. Pada saat itu, biasanya jumlah penumpang yang menggunakan transportasi ini membludak. Sementara petugas yang ada tidak sebanding.

Sebelumnya, seorang bocah tewas tersengat listrik di Stasiun UI, Depok, karena duduk di atap KRL Ekonomi Bogor-Kota. Diduga bocah ini tersenggol pantograf. Bocah ini bahkan kesetrum sekitar 5-10 menit sebelum arus listrik dimatikan.

Warga dan penumpang yang ada di stasiun tidak bisa berbuat apa-apa. Kondisi bocah tersebut pun gosong dan hancur. Tidak ada lagi baju yang menempel di tubuhnya. Wajahnya juga tidak jelas lagi.

(mok/anw)


Berita Terkait