BHD Bersyukur Fit and Proper Test Calon Kapolri Berjalan Lancar

BHD Bersyukur Fit and Proper Test Calon Kapolri Berjalan Lancar

- detikNews
Jumat, 15 Okt 2010 09:58 WIB
BHD Bersyukur Fit and Proper Test Calon Kapolri Berjalan Lancar
Papua - Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Dahuri (BHD) bersyukur fit and proper test calon Kapolri Komjen POl Timur Paradopo berjalan lancar. Kapolri pun memberikan apresiasi kepada anggota Komisi III DPR yang bisa memahami dan menerima konsep revitalisasi di tubuh Polri.

"Syukur alhamdulillah, syukur kepada Allah karena proses uji kelayakan berlangsung dengan baik. Ini apresiasi saya kepada khususnya kawan di Komisi III DPR yang telah pahami dan bisa menerima konsep revitalisasi yang diajukan Kapolri baru," kata BHD.

Hal tersebut dia katakan di sela-sela peninjauan Presiden SBY ke korban banjir bandang di Wasior, Papua, Jumat (15/10/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolri juga bersyukur, proses regenerasi Polri berjalan sebagaimana yang diharapkan. Meskipun ada beberapa catatan, menurut BHD, hal itu masih wajar. "Keberlanjutan program akselerasi dan revitalisasi dan catatan itu wajar. Apapun, DPR sebagai mitra kerja kita ingin dari waktu ke waktu ada perubahan mendasar sebagaimana harapan masyarakat," kata BHD.

Dalam jangka pendek, menurut Kapolri, yang harus dilakukan oleh Timur adalah melaksanakan 10 program prioritas dalam jangka pendek dalam kurun waktu 3 bulan atau 100 hari.

"Apakah terkait tampilan dalam rangka konteks pelayanan Polri kepada masyarakat dalam penegakan hukum, transparansi, akuntabilitas, dan bagaimana prinsip humanis ditegakkan, justice ditegakkan, silakan nanti Pak Timur yang akan lanjutkan," papar BHD.

Soal maraknya teror, BHD berharap Timur juga makin waspada. Yang penting, imbuhnya, sinergitas dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme untuk striking force dengan TNI harus tetap dijaga.

Untuk kasus Bank Century? "Untuk kasus yang tersisa, beberapa kasus itu akan segera P21. Kejaksaan kan sudah proses penyidikan. Ini tentunya jadi agenda Pak Timur, tapi semua dalam track untuk diselesaikan semua untuk kasus Century ini," jawabnya. (anw/nrl)


Berita Terkait