"Yang melintas di perumahan tidak terlalu banyak, tapi bikin Kalimalang semakin padat. Sebab banyak mobil yang mau masuk ke perumahan itu nggak bisa, jadi di Kalimalang makin padat," ujar petugas Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya Bripda Gery pukul 08.50 WIB.
Pantauan TMC, pagi ini tidak ada genangan air di jalan raya. Meski demikian, seperti biasa di Jakarta terdapat titik-titik kemacetan. Misalnya saja dari Kampung Melayu mengarah ke Casablanca, Jalan Raya Joglo arah Pos Pengumben, dan seputaran Semanggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semrawut, tapi sudah ada petugas yang menangani," kata Gery.
Terkait banjir, pada pukul 05.00 WIB ada beberapa laporan warga yang menginfokan rumahnya tergenang. Misalnya saja daerah Cipinang Melayu, Jakarta Timur, yang tergenang air hingga 1 meter.
Warga mulai resah karena ketinggian air terus bertambah. Mereka pun berharap segera ada tindakan untuk menurunkan ketinggian air di kawasan tersebut.
Bahkan sekolah BPK Penabur yang berlokasi di dekat Cipinang akhirnya diliburkan. Beberapa siswa yang sudah terlanjur berangkat ke sekolah pun pulang lagi.
Dommy, warga yang tinggal di Pangkalan Jati, juga melihat adanya genangan air yang mulai tinggi. Ketinggian air di sekitar rumahnya mencapai 30 cm. Hujan deras juga mengguyur wilayah Jatibening, Bekasi. Sejumlah wilayah di Jatibening pun sempat terendam air. (vit/nrl)










































