Perumahan Cipinang Indah Terendam Sumbang Kemacetan di Kalimalang

Perumahan Cipinang Indah Terendam Sumbang Kemacetan di Kalimalang

- detikNews
Jumat, 15 Okt 2010 09:16 WIB
Perumahan Cipinang Indah Terendam Sumbang Kemacetan di Kalimalang
Jakarta - Banjir melanda Perumahan Cipinang Indah, Jakarta Timur, akibat hujan deras semalam. Daerah tersebut tergenang sekitar 20-30 cm. Rendaman air di daerah itu turut menyumbang kepadatan lalu lintas di Kalimalang hari ini.Menurut Tedy, warga di Perumahan Cipinang Permai, genangan air di komplek itu hany sekitar 20 cm. Panjang genangan sekitar 200 meter."Jadi itu ada genangan air di Perumahan Cipinang Indah, di sekolah BPK Penabur, hanya 20 centi, yang tergenang hanya sekitar 200 meter," ujar Tedy kepada detikcom, Jumat (15/10/2010).Genangan tersebut terdapat di jalan yang berada di dalam perumahan. Jalan tersebut biasanya digunakan para pengendara kendaraan untuk memotong jalan.

"Yang melintas di perumahan tidak terlalu banyak, tapi bikin Kalimalang semakin padat. Sebab banyak mobil yang mau masuk ke perumahan itu nggak bisa, jadi di Kalimalang makin padat," ujar petugas Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya Bripda Gery pukul 08.50 WIB.

Pantauan TMC, pagi ini tidak ada genangan air di jalan raya. Meski demikian, seperti biasa di Jakarta terdapat titik-titik kemacetan. Misalnya saja dari Kampung Melayu mengarah ke Casablanca, Jalan Raya Joglo arah Pos Pengumben, dan seputaran Semanggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kepadatan itu lebih karena volume kendaraan. Pukul 08.00 WIB tadi ada mobil boks terbalik di arah menuju Alam Sutera yang mengakibatkan kepadatan, tapi sekarang sudah ditangani," lanjut Gery.Pada Jumat pagi ini sejumlah lampu lalu lintas mengalami masalah sehingga mengakibatkan kesemrawutan jalan. Misalnya lampu lalu lintas di Joglo yang berkedip-kedip, lalu lampu lalu lintas yang mati di Pancoran dan Gandaria.

"Semrawut, tapi sudah ada petugas yang menangani," kata Gery.

Terkait banjir, pada pukul 05.00 WIB ada beberapa laporan warga yang menginfokan rumahnya tergenang. Misalnya saja daerah Cipinang Melayu, Jakarta Timur, yang tergenang air hingga 1 meter.

Warga mulai resah karena ketinggian air terus bertambah. Mereka pun berharap segera ada tindakan untuk menurunkan ketinggian air di kawasan tersebut.

Bahkan sekolah BPK Penabur yang berlokasi di dekat Cipinang akhirnya diliburkan. Beberapa siswa yang sudah terlanjur berangkat ke sekolah pun pulang lagi.

Dommy, warga yang tinggal di Pangkalan Jati, juga melihat adanya genangan air yang mulai tinggi. Ketinggian air di sekitar rumahnya mencapai 30 cm. Hujan deras juga mengguyur wilayah Jatibening, Bekasi. Sejumlah wilayah di Jatibening pun sempat terendam air. (vit/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini