"Tidak sebesar itu. Kami masih pada angka PT 2,5 persen," ujar Sekjen PAN, Taufik Kurniawan, kepada detikcom, Jumat (15/10/2010).
Taufik yang juga Wakil Ketua DPR ini menuturkan, partainya tidak akan mendukung peningkatan angka PT secara signifikan. Peningkatan PT dianggap hanya membuang suara rakyat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi, Taufik menuturkan, Pemilu 2014 masih terlalu jauh. Taufik berharap parpol tidak hanya mementingkan kepentingannya sendiri dalam pembahasan UU Pemilu yang akan segera dimulai.
"Pemilu 2014 masih jauh, sekarang masih gigi satu, mari kita sama-sama pikirkan rakyat," paparnya.
Sebelumnya Partai Golkar mendorong penuh penyederhanaan parpol pada Pemilu 2014. Partai Golkar pun akan mengusulkan peningkatan PT sebesar 7,5 persen untuk Pemilu 2014.
"Untuk demokrasi yang lebih baik dan lebih dewasa ini Golkar akan mengusulkan PT menjadi 7,5 persen dalam UU Pemilu," ujar Ketua DPP Partai Golkar, Priyo Budi Santoso.
Priyo menuturkan, dengan PT besar otomatis akan terjadi penyederhanaan parpol. Jumlah parpol yang sedikit akan semakin memadatkan agenda parpol dan memudahkan rakyat memilihnya.
"Ini untuk demokrasi yang lebih sehat," papar Priyo.
(van/ayu)











































