Kali ini, di awal November 2010, beberapa anggota Komisi II DPR akan berangkat ke China dan India.
"Rencananya tanggal 1 November kita akan berangkat ke China, lalu tanggal 9 ke India," kata ketua Komisi II DPR Chairuman Harahap kepada detikcom, Kamis (15/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di China penduduknya satu miliar bagaimana kemampuan mereka mengurus adminduk," ujarnya.
Chairuman mengatakan, ia sendiri yang akan memimpin kunjungan ke China. Menurutnya, kunjungan ke China akan lebih berguna dalam mempelajari adminduk.
"Aplikatif justru ke China, kalau di India masih dalam persiapan tapi bagaimana menjaga hubungan pemerintah lokal dengan pemerintah India," papar politisi Golkar ini.
Setelah melakukan kunjungan ini, Indonesia diharapkan bisa mengaplikasikan semua tekonologi untuk mengurus adminduk.
"Pulang dari sana kita akan mengaplikasikan bagaimana sistem adminduk dari segi teknologi di Indonesia," tuturnya.
Selain itu, lanjut Chairuman, kunjungan ini juga diharapkan bisa memberikan masukan yang baik terkait pengelolaan masalah perbatasan.
"Kalau ada masalah perbatasannya, kita akan lihat bagaimana mereka mengelola perbatasan. Apa saja yang disampaikan pengelola perbatasan," ungkapnya.
Beberapa kunjungan anggota dewan keluar negeri menjadi buah bibir di kalangan publik. Pada awal Oktober, 13 Anggota Komisi VIII DPR melakukan studi banding soal sosial dan agama ke Amerika Serikat.
Sebelumnya, pada bulan September, anggota Komisi X juga berangkat ke Afrika Selatan, Korsel dan Jepang. Studi banding ini untuk membahas mengenai UU Pramuka. (van/ayu)











































