Pantauan Bekasinews.com di komplek dosen IKIP Jatibening, ketinggian air semakin meningkat dan ratusan rumah yang dihuni 400 kepala keluarga terendam air.
Penghuni rumah yang berada di komplek tersebut belum bisa dievakuasi mengingat belum ada bantuan perahu karet meskipun ketinggian air semakin meningkat. Ratusan penghuni rumah terpaksa bertahan di dalam rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Selain di komplek dosen IKIP, ratusan rumah yang terdapat di komplek Antilope (Jatibening satu), Jatibening dua, Srigaperi, CKP, komplek AL dan komplek PAM juga mengalami nasib yang sama seperti halnya komplek dosen IKIP.
Β
"Bantuan juga belum datang," ungkap salah seorang warga komplek Srigaperi yang rumahnya juga ikut terendam banjir. (Arif Hidayat/Bekasinews.com)
(van/ayu)










































