Di Beirut selatan, tempat markas kelompok Hizbullah pimpinan Hassan Nasrallah, Ahmadinejad dielu-elukan banyak orang.
"Dia orang yang hebat dan menyenangkan," kata Zynab Sharara, pelajar SMA. "Dia dicintai rakyat di sini karena dukungan yang diberikannya pada kami selama perang 2006," tutur gadis berumur 16 tahun itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia orang yang akan membantu merebut kembali tanah Palestina untuk rakyat Arab. Dia pahlawan dan dia layak mendapatkan penyambutan ini. Saya berdoa untuk orang ini," katanya.
Namun tidak semua orang menyambut hangat kedatangan Ahmadinejad. Sebuah surat terbuka yang ditandatangani 250 politikus, dokter, guru dan wartawan menuding Ahmadinejad mencampuri politik Libanon.
"Anda mengulangi apa yang telah dilakukan oleh orang lain sebelum Anda dengan mengintervensi urusan dalam negeri kami," demikian bunyi surat tersebut.
Dalam kunjungannya selama 2 hari di Libanon, Ahmadinejad bertemu sejumlah pejabat termasuk Presiden Michel Suleiman. (ita/nrl)











































