"Kemarin sudah empat orang saksi, sekarang kita panggil lagi tiga orang," kata
Kasat Lantas Poltabes Denpasar AKP Bima pada detikcom, Kamis (14/10/2010).
Bima menyatakan, dugaan sementara kecelakaan itu disebabkan oleh rem truk yang blong. "Tapi untuk memastikannya, lokasi kecelakaan akan dicek oleh Tim Forensik," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sopirnya Ali Maskur, warga Kedu (Jateng) juga ikut tewas dalam kecelakaan itu," katanya.
Bima menggungkapkan, polisi masih melakukan penelitian soal izin trayek dan juga KIR yang dimiliki truk tersebut. "Kita juga akan undang Dishub untuk mengetahui izin truk itu," katanya.
Bima mengatakan, saat ini seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah ditarik sehingga lalu lintas Jalan Raya Uluwatu telah normal kembali.
Kecelakaan ini terjadi pada Rabu (13/10) pukul 13.45 Wita. Saat itu truk bermuatan material itu mengerem mendadak saat jalan curam 30 derajat di Jl Raya Uluwatu. Rem dadakan mengakibatkan truk di belakangnya mendorong truk pasir tersebut. Truk tersebut tak bisa mengerem lagi karena rem sudah blong.
Truk bermuatan material ini akhirnya terguling dan menabrak kurang lebih 15 motor di sekitarnya. Jl Raya Uluwatu pun tertutup dengan lautan pasir dan kendaraan yang ditabrak truk tersebut. (nal/nrl)











































