8.832 Jamaah Calhaj Sudah Masuk Madinah

Laporan dari Arab Saudi

8.832 Jamaah Calhaj Sudah Masuk Madinah

- detikNews
Kamis, 14 Okt 2010 06:14 WIB
8.832 Jamaah Calhaj Sudah Masuk Madinah
Madinah - Jamaah haji Indonesia yang sudah tiba di Madinah hingga pukul 23.00 WIB, Rabu (13/10/2010) sebanyak 9 kelompok terbang (kloter) yang berjumlah 5.225 orang.

Sementara pada hari pertama, Selasa (12/10/2010), jumlah jamaah yang tiba
sebanyak 9 kloter atau 3.607 orang. Dengan demikian total jamaah yang sudah masuk Madinah 22 kloter dengan jumlah 8.832 orang.

Direncanakan pada Kamis (14/10/2010) besok, sebanyak 9 kloter jamaah akan
kembali mendatangi Madinah. Jamaah pertama diperkirakan sampai Madinah pada pukul 13.55 dan terakhir masuk pada pukul 23.10 waktu setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara hingga Rabu malam, 4 jamaah dan satu petugas haji dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI). Mereka yakni Syarkani (40), Rabiah Binti Toha (51), Heri Purnomo dan Satunia Binti sate Jumaeng.

Untuk menambah pengamanan jamaah di bandara, akan di-BKO kan petugas keamanan dari Sektor dan Madinah.

"Untuk mengamankan jamaah yang setiap datang 400-450 orang jamaah, petugas keamanan sektor bandara masih kurang. Kita akan BKO kan dari Sektor atau dari Daker kalau perlu," kata Kepala Pengamanan Madinah
Kasmudi.

Jamaah Stres

Satunia yang mengamuk di dalam pesawat sudah mendapatkan obat penenang. Menurut dokter ahli jiwa Badan Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH) Dahsriati, perempuan asal Gowa itu didiagnosa menderita psikosis aktif singkat.

"Kata keluarganya ia baru kali ini bertindak seperti itu. Kalau ini masih awal ia bisa diberi obat-obatan dan mudah-mudahan satu minggu sembuh," kata Dahsriati.

Saat berada di pesawat Satunia mengamuk dan memaki-maki semua orang yang
berusaha menenangkannya. "Disuruh istighfar malah dimaki-maki, bilang kamu
berkomplot dengan suami saya mau membunuh saya," cerita Dahsriati.

Setelah mendapatkan obat, Satunia tidur dalam kondisi tangan dan kakinya diikat di tempat tidur. Hal ini dilakukan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan bila Satunia mengamuk lagi.
(iy/nwk)


Berita Terkait