mendapat kabar gembira. Pemerintah Mesir akhirnya memberikan izin kafilah ini untuk berlayar ke pelabuhan El Arish, Mesir.
"Kabar yang diterima, Pemerintah Mesir telah memberikan izin. Rombongan akan berangkat Jumat pagi tanggal 15 Oktober," ujar Ketua Harian Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP), Muqaddam Chalil kepada detikcom, Kamis (13/10/2010).
Menurut Muqoddam, jika perjalanan lancar, maka kafilah dari Latakia ini akan sampai di El Arish pada hari Sabtu. Dia pun berharap seluruh kafilah ini bisa masuk ke Jalur Gaza untuk memberikan bantuan langsung pada rakyat Palestina di Gaza.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
rombongan KNRP yang telah bersiap di El Arish ini.
Dalam rombongan Viva Palestina, aktivis kemanusiaan dari berbagai negara
bergabung untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan langsung ke Jalur Gaza.
Rombongan dari Indonesia pun bergabung bersama kafilah ini membawa bantuan
berupa mobil ambulans, perlengkapan medis, perlengkapan sekolah serta kebutuhan sehari-hari yang sulit ditemui di Gaza.
Rombongan Indonesia telah tertahan di Pelabuhan Latakia lebih dari 10 hari bersama para aktivis lainnya. Mereka menunggu kesempatan untuk berlayar ke El Arish dan melanjutkan perjalanan ke Jalur Gaza melalui jalan darat. Jarak El Arish ke Gaza hanya sekitar 40 km.
(rdf/nwk)










































