Menlu & Komisi I Bahas Persiapan Kunjungan Obama ke Indonesia

Menlu & Komisi I Bahas Persiapan Kunjungan Obama ke Indonesia

- detikNews
Rabu, 13 Okt 2010 23:40 WIB
Menlu & Komisi I Bahas Persiapan Kunjungan Obama ke Indonesia
Jakarta - Setelah sempat gagal dua kali, Presiden Amerika Serikat Barack Obama kembali menjadwalkan perjalannnya ke Indonesia pada bulan November mendatang. Kementerian Luar Negeri pun mulai melakukan persiapan menyambut kedatangan itu.

"Selain membahas diplomasi Indonesia-Belanda, kita juga membahas rencana kedatangan Presiden Barack Obama pada bulan November nanti," kata Menlu Marty Natalegawa usai rapat tertutup dengan Komisi I di Gedung DPR, Jl Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, Rabu (13/10/2010).

Pembahasan yang dilakukan dalam rapat tertutup tersebut, lanjut Marty belum terlalu mendalam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Baru membahas rencana persiapan-persiapan yang harus dilakukan," kata Marty.

Kunjungn Obama tersebut dia harapkan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kedua negara ke depan. Maka itu Martu berharap kunjungan ini jangan sampai tertunda lagi.

"Tentu kita merancang dengan Pemerintah Amerika persiapan ini. Dalam pertemuan itu kita juga rencananya akan membahas apa substansi yang akan dibahas untuk kemitraan komprehensif antara Indonesia dengan Amerika Serikat," lanjutnya.

"Dan sebelumnya kami informasikan pertemuan bilateral dengan Menlu Clinton di Washington beberapa waktu lalu adalah murni Joint Comission, untuk membahas upaya memastikan keberhasilan dari kunjungan Presiden Obama," tegas pria berkacamata ini.

Kabar salah satu agenda kunjungan Obama yang akan ke Papua, Marty sendiri belum tahu banyak. "Sejauh ini belum ada informasi seperti itu," katanya.

Marty belum dapat memastikan kapan Obama tepatnya akan menginjakkan kaki di Indonesia. Sepengetahuan Marty yang jelas akan menghadiri KTT G20 di Korea Selatan.

"Mengenai tanggal belum dapat dikonfirmasi. Sejauh yan kami ketahui saat diumumkan kemarin kunjungan ini di samping ke Indonesia, juga akan ke India dan menghadiri KTT G20 di Korea Selatan," tandas Marty.

(lia/nwk)


Berita Terkait