Didampingi Ibu Ani Yudhoyono, SBY menengok penampungan pengungsi di Lapangan Kodim 1703 pada Rabu (13/10/2010) sore. SBY dan rombongan kemudian menuju RSUD Manokwari di mana 29 orang korban luka dirawat.
Di RUSD Manokwari, SBY dan Ibu Ani menuju kamar nomor 3 dan berbincang-bincang dengan beberapa korban yang dirawat di kamar itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah menerima paparan Gubernur Papua Barat Abraham Atururi di Wasior, SBY langsung menuju tempat penampungan pengungsi dan RSU Manokwari. Nantinya SBY menuju Wasior dengan KRI TNI AL Sultan Hasanuddin, yang juga tempatnya menginap.
"Di Wasior meninjau Posko Tanggap Bencana, posko kesehatan, peninjauan Kampung dan Pasar Sanduai yang rusak parah serta bertemu para tokoh adat dan warga Wasior. Dan kembali ke Jakarta pada Jumat 15 Oktober 2010," ujar Julian.
Senin 4 Oktober lalu, Kecamatan Wasior, Kab Teluk Wondama, diterjang air bah yang menyebabkan seluruh sarana infrastruktur di Wasior luluh lantak, termasuk lapangan udara. Ribuan warga diungsikan ke Manokwari. Sejumlah bantuan pun dikirim.
Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) terus menemukan korban tewas dalam banjir bandang di Kecamatan Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat. Korban tewas terakhir tercatat 148 orang, dan korban hilang 123 orang.
SBY memilih kapal perang sebagai tempat menginap karena dimungkinkan dia dan rombongan bisa lebih lama di sana. Sebelumnya Menteri Perhubungan Freddy Numberi, Menko Kesra Agung Laksono, dan Menteri Sosial Salim Segaf Aljufri juga telah mengunjungi lokasi banjir Wasior.
(nwk/nrl)











































