Polri Diminta Ubah Budaya Buruk

Polri Diminta Ubah Budaya Buruk

- detikNews
Rabu, 13 Okt 2010 18:04 WIB
Polri Diminta Ubah Budaya Buruk
Jakarta - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meminta Polri mengubah budaya buruk yang selama ini membudaya. Reformasi total di internal Polri diyakini mampu mengembalikan kepercayaan publik terhadap citra Polri.

"Budaya kotor harus diubah tidak boleh ada setoran lagi. Penegakan hukum harus adil," ujar Ketua Fraksi PKB DPR, Marwan Ja'far, dalam diskusi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/10/2010).

Marwan berharap Polri membersihkan sistemnya dari pemain-pemain. Polri diharapkan bisa terbebas dari mafia hukum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Polri harus mampu mengembalikan citranya sendiri," terang Ja'far.

Selain itu, Ja'far berharap Polri mampu membebaskan dirinya dari konflik internal. Apalagi, saat ini persaingan menuju kursi Kapolri sudah selesai.

"Harmonisasi di internal polisi harus dilakukan seperti di TNI," terang Marwan.

Kepada calon Kapolri Komjen Timur Pradopo, Marwan berharap melakukan pembersihan Polri dari jenderal pemain. Sehingga Polri tidak akan dihantui dengan isu rekening gendut Jenderal Polri.

"Rekening gendut harus diusut habis, jangan ada retorika," tandasnya.

Timur Pradopo akan menjalani fit and proper test sebagai calon Kapolri, Kamis (14/10/2010). Namun demikian Komnas HAM tidak mau mencabut catatan pelanggaran HAM Timur.

Namun demikian, mayoritas fraksi di DPR memberikan dukungan kepada Timut. Fraksi Golkar dan PD pun siap mengamankan isu tersebut.

(van/anw)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads