Dua menteri yang dimaksud adalah Menkum HAM Patrialis Akbar, dan Menko Perekonomian Hatta Rajasa. Wajar saja PAN meradang, pasalnya Hatta Rajasa juga Ketua Umum PAN.
"Itu dasar penilaiannya apa, itu sangat bernuansa politis. Kemajuan kita di perekonomian sangat bagus, hasil survei juga menunjuknkan bahwa penegakan hukum makin baik," ujar Sekretaris FPAN DPR, Teguh Juwarno, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
tersebut. Teguh sendiri meyakini dua menteri dari PAN tersebut aman dari
reshuffle kabinet.
"Intinya menteri kita bekerja maksimal, kalau memang kurang direshuffle ya tidak masalah. Tapi sampai hari ini kita belum mendengar kabar tersebut," terang Teguh.
Teguh pun balik menyerang PKS. Menurutnya ada informasi bahwa PKS sedang konflik internal dan memunculkan gelombang reshuffle internal.
"Saya dengar mereka malah akan mereshuffle menterinya sendiri," ungkap Teguh.
Anis Matta sebelumnya menyebutkan bahwa potret kinerja dua menteri di bidang hukum dan perekonomian memprihatinkan. Kementerian bidang hukum dinilai gagal memaksimalkan penegakan hukum.
Sementara itu Kementerian di bidang perekonomian dinilai gagal menstabilkan harga sembako dan listrik. Anis pun mendorong evaluasi di dua Kementerian tersebut.
(van/anw)











































