Menteri PDT Lebih Sering Pakai Batik, Borong Bila Berkunjung ke Daerah

Menteri PDT Lebih Sering Pakai Batik, Borong Bila Berkunjung ke Daerah

- detikNews
Rabu, 13 Okt 2010 16:57 WIB
Jakarta - Berita miring tentang adanya menteri yang mengklaim ongkos pembuatan baju dinas ke Setneg tidak membuat Menteri Pembangunan Daerat Tertinggal (PDT) Helmy Faisal Zaini merasa tertuduh. Sebab, ia tidak sering memakai baju dinas, melainkan batik.

"Saya seringnya pakai batik, nggak sering pakai baju safari," ujar Helmy di sela-sela mendampingi Wakil Presiden Boediono membuka Trade Indonesia Expo (TIE) di Area Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (13/10/2010).

Helmi pun memakai baju batik ke acara tersebut. Warnanya merah. Ia mengaku
menjahitkan sendiri baju batik yang ia kenakan ke kantor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berapa harga per potongnya? "Murah, lah," sahutnya.

Namun, bila berkunjung ke daerah dan menjumpai batik yang menarik sekaligus sesuai ukuran badannya, ia langsung memborongnya. Alhasil, kini koleksi batiknya terbilang sangat banyak.

"Kalau ada yang XL langsung saya ambil. Dulu pas ke Madura, NTB, saya pasti membeli batik," ungkap Wasekjen DPP PKB versi Muhaimin Iskandar ini.

Helmy mengaku baru tahu perihal adanya menteri yang meminta ganti ongkos
pembuatan baju dinas ke Setneg ditu dari media massa. Ia heran dengan adanya kabar yang tidak benar itu.

"Itu siapa, sih, yang bilang?" tanyanya.

Sebelumnya, di depan anggota DPR, Mensesneg Sudi Silalahi mengatakan ada menteri yang meminta ongkos jahit baju dinas ke lembaganya. Namun, ia sungkan untuk menyebutkan nama-nama menteri yang meminta tagihan tersebut.

"Ada malah Menteri yang menjahit baju sendiri kemudian meminta tagihan ke
Setneg," katanya.

Dalam DIPA Setneg 2010 terdapat nomenklatur pengadaan pakaian dinas presiden, wapres, menteri, kepala lembaga negara, dan pejabat negara. Pada tahun 2010, untuk nomenklatur tersebut dianggarkan Rp 893.561.000.

(irw/anw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini