"Memang ada unsur kesengajaan, kita melihatnya seperti itu," kata Kapolres Lebak, AKBP Widoni Fredi, kepada wartawan, Rabu (13/10/2010).
Berdasar hasil olah TKP, polisi menemukan adanya ceceran sisa arang di dalam gerbong nomor 3,4 dan 6. Temuan tersebut lalu dicocokan dengan temuan dari gerbong lain dan lokasi sekiranya.
Hal mencurigakan, arang-arang itu ternyata sudah direndam terlebih dahulu dalam bensin. Arang yang bercampur dengan dengan bensin tidak hanya menghasilkan bara api yang bertahan lama, tetapi juga mampu berkobar kuat sehingga akhirnya membakar gerbong bersangkutan.
"Sebab tidak mudah membakar gerbong KA yang materinya adalah besi dan baja," jelas Widoni.
Pada 11 September lalu, ada 24 gerbong KA yang parkir kereta di Stasiun Rangkasbitung terbakar. Polisi telah menetapkan 3 tersangka dalam kasus tersebut.
Sementara 18 saksi telah dimintai keterangan. Satu saksi kunci menuturkan, dirinya sempat melihat seorang tersangka menyiram gerbong KA dengan bensin.
(mei/lh)











































