"Saya tidak tahu itu," kata Mari Pangestu kepada wartawan di sela-sela pembukaan Trade Expo Indonesia di Jakarta International Expo, Kawasan Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Jakarta, Rabu (13/10/2010).
Saat itu, Mari ditanya wartawan apakah benar ada soal mengenai lagu SBY dalam ujian tertulis CPNS Kemendag, Selasa (12/10/2010) kemarin. Mari yang saat itu mengenakan kebaya merah ditanya wartawan dua kali mengenai hal ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Mari Pangestu berbicara banyak saat ditanya mengenai Indomie, produk mie instan Indonesia yang ramai diberitakan ditolak masuk di Taiwan. Namun, ketika pertanyaan dialihkan ke soal ujian CPNS Kemendag, Mari hanya menjawab singkat.
Sebagaimana diberitakan, dalam tes tertulis CPNS yang digelar Kementerian Perdagangan (Kemendag), Rabu (12/8/2010), tercantum pertanyaan mengenai lagu ciptaan SBY. Peserta mengeluhkan pertanyaan itu.
Dijadikannya lagu ciptaan SBY sebagai soal ujian CPNS, mendatangkan tanggapan beragam. Komisi II DPR misalnya menilai bahwa lagu ciptaan SBY tidak pantas masuk dalam ujian CPNS. Ketua Komisi II DPR Chairuman Harahap juga mengimbau agar Kemendag memasukkan lagu daerah bukan lagu SBY dalam soal ujian CPNS.
Sebagian pihak lainnya menilai sangat berlebihan bila lagu ciptaan SBY masuk dalam soal ujian. Sementara, pihak Istana juga sudah menegaskan bahwa lagu SBY tidak sepantasnya masuk dalam ujian CPNS.
Soal ujian tentang lagu SBY itu ada di lembar soal berkode 11-01, di grup B. Pertanyaan itu ada pada soal bernomor antara 30-40. Pertanyaan itu merupakan soal multiple choice dengan pertanyaan, "Apa judul lagu ciptaan SBY yang masuk dalam album ketiga?". Pilihan jawabannya, antara lain Matahari Bersinar, Sinar Mentari, dan Mentari Bersinar.
(asy/nrl)











































