Pantauan detikcom, Selasa (12/10/2010) aktivitas terpusat pada Posko Utama di depan Bandara Margono. Kebanyakan dari mereka adalah petugas kesehatan, relawan dan petugas keamanan dari TNI dan Polri.
Sebagian besar penduduk yang selamat memilih mengungsi ke Manokwari dan Nabire. Kini, hanya sebagian kecil saja warga yang memilih tetap tinggal karena rumahnya tidak terlalu parah terkena dampak banjir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penerangan hanya terlihat di sebagian rumah-rumah yang memiliki mesin diesel. Kantor-kantor pemerintahan, pendidikan, kesehatan maupun ekonomi hancur. Otomatis aktivitas belum berjalan sebagaimana mestinya. Bandara Margono yang menjadi satu-satunya landasan pacu di Wasior sudah berjalan normal setelah sebelumnya sempat tertutup lumpur tebal.
Sebelumnya Dandim 1703 Manokwari Letkol Edward Sitorus mengatakan kerusakan kota Wasior mencapai 80 persen.
"Kalau dipresentasi, Kota Wasior 80 persen hancur," ujar Edward kepada detikcom.
(mpr/lrn)











































