"Dari pihak Jasamarga meminta waktu 6 bulan lagi," kata Kasubdit Dikyasa Polda Metro Jaya AKBP Kanton Pinem kepada wartawan di Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (12/10/2010).
Ada pun pintu tol yang akan ditutup di antaranya adalah Pintu Keluar Tol Semanggi 2 dan Masuk Tol Semanggi 1 dan Pintu masuk Tol Tebet 2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Condro Kirono mengungkapkan, penutupan pintu tol merupakan salah satu upaya untuk mengurai kemacetan.
Ada pun penutupan dilakukan di tiga pintu tersebut karena dinilai sering menimbulkan bottle neck (penyempitan) di wilayah tersebut akibat crossing kendaraan.
"Misalnya kendaraan yang ambil lajur kanan lurus dari arah Slipi bentrok dengan kendaraan dari Semanggi yang hendak ambil lajur kanan, masuk ke pintu Tol Semanggi 1," kata Condro beberapa waktu lalu.
Sementara Pintu keluar tol Semanggi 2 jaraknya terlalu dekat dengan kawasan SCBD. Sehingga kendaraan yang keluar dari kawasan SCBD bertemu dengan kendaraan yang keluar tol.
“Terjadilah penumpukan kendaraan." Katanya.
Sedangkan, pintu masuk tol Senayan juga berdekatan dengan putaran Semanggi dari arah Cawang menuju Slipi. Hal itu mengakibatkan penyempitan di ruas jalan itu.
Begitu juga pintu Tol Tebet 2 yang kerap kali menimbulkan penumpukan kendaraan dari arah Kuningan dan Tebet.
(mei/lrn)











































