Menkeu dan Menko Perekonomian Ribet Terangkan Baju Dinas Menteri

Menkeu dan Menko Perekonomian Ribet Terangkan Baju Dinas Menteri

- detikNews
Selasa, 12 Okt 2010 19:46 WIB
Jakarta - Menteri Keuangan Agus Martowardoyo bertanya ke Menko Perekonomian Hatta Rajasa. Menkeu bertanya pada Menko Perekonomian usai acara jamuan minum teh di Istana Negara. Hatta mengaku memang ada DIPA baju dinas menteri, namun dana itu tak selalu digunakan.

Sebelumnya Menkeu ditanya tentang anggaran pakaian dinas untuk menteri di Setneg. Agus mengatakan tidak tahu detailnya

"Saya tidak tahu detailnya, tetap kemarin yang ditanya itu memang rupanya semua digabung dalam satu rekening Sekretariat Presiden, padahal itu meliputi pegawai-pegawai di lima istana kepresidenan dan semua digabung menjadi satu. Cuma saya tidak tahu detailnya, Pak Sudi yang tahu detailnya," ujar Agus di pelataran parkir Istana Negara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah menjelaskan panjang lebar, Menko Perekonomian Hatta Rajasa pun menghampiri. Agus pun kemudian bertanya pada Hatta.

"Baju menteri pos-nya dimasukan ke pos Presiden?" tanya Agus kepada Hatta di hadapan para wartawan.

"Bukan. Begini, itu dari dulu itu selalu ada pos di Kementerian, seluruh kementerian," sahut Hatta.

"Untuk karyawan-karyawan istana, seluruh istana betul. Itu bukan untuk Presiden," timpal Agus.

"Presiden tidak menggunakan," sahut Hatta.

"Kalau menteri?" tanya wartawan

"Ya tidak menggunakan," tegas Hatta.

"DIPA (Daftar Isian Pagu Anggaran)-nya ada?" cecar wartawan.

"Statusnya di dana operasional presiden. Tetapi bukan presidennya yang pakai. Tapi karyawan karyawati dari lima istana presiden itu," sahut Agus.

"Kalau menterinya ?" cecar wartawan lagi.

"Kalau saya ditanya, saya makanya tanya sama Pak Hatta, saya nggak pernah nanya minta ke Setneg, tapi Pak Hatta yang bekas menteri Setneg yang tahu mungkin," jawab Agus.

"Kalau dana itu DIPA-nya, tapi bukan berarti digunakan," ujar Hatta.

"Saya itu mengikuti Pak Hatta, karena dia itu pos yang tidak jelas pakaian pribadi," sahut Agus.

"Jatahnya ada untuk baju menteri?" tanya wartawan.

"Bukan jatah para menteri. DIPA itu ada, tapi digunakan misalkan di Paspampres," jawab Hatta.

"Karyawan karyawati di lingkungan Istana Presiden," timpal Agus.

"Untuk menteri?" tanya wartawan.

"Coba Tanya masing masing menteri ada tidak DIPA-nya," jawab mantan Mensesneg ini.

"Untuk menteri ada atau tidak Pak? Kan Bapak mantan Mensesneg?" cecar wartawan.

"Tidak. Menteri tidak menggunakan itu tapi DIPA-nya ada. Itu yang sekarang menurut saya tidak perlu ada," jawab Hatta.

"Di kita, di menteri ada rumah dinas menteri, itu posnya ada di Setneg, karena rumah-rumah dinas yang ditempati menteri konsolidasinya ada di Setneg. Kalau pakaian.." timpal Agus.

"Kalau pakaian dinas itu orang asosiasinya ini itu, jangan-jangan dibelikan sarung," tukas Hatta.

"Mungkin kopiah," timpal Agus.

Lantas Hatta dan Agus pun berlalu ke mobil masing-masing.

(nwk/gah)


Berita Terkait