Menko Polhukam: Memangnya Ada yang Mau Menggulingkan Pemerintah?

1 Tahun SBY-Boediono

Menko Polhukam: Memangnya Ada yang Mau Menggulingkan Pemerintah?

- detikNews
Selasa, 12 Okt 2010 17:48 WIB
Menko Polhukam: Memangnya Ada yang Mau Menggulingkan Pemerintah?
Jakarta - Nada sangsi disampaikan Menko Polhukam Djoko Suyanto terkait isu demo besar dan rencana menggulingkan pemerintahan SBY. Dia menilai kehidupan demokrasi di Indonesia sudah berjalan. Tentu bila ingin mencapai kekuasaan mesti melewati tahapan demokrasi tersebut.

"Memangnya ada yang mau menggulingkan pemerintah? Pemerintah selalu membuka ruang bagi siapapun untuk kritisi kinerja pemerintahan. Ada mekanisme ritual demokrasi dengan tahapan-tahapannya, harus diikuti dengan seksama bagi siapapun, karena ruang untuk menunjukkan aspirasi juga terbuka," kata Djoko saat dihubungi detikcom, Selasa (12/10/2010).

Sinyalemen adanya upaya menggulingkan pemerintah itu dilihat dari semakin gencarnya sejumlah tokoh berkumpul dan melancarkan kritik kepada pemerintah. Namun Djoko menilai kritik adalah bagian dari bangunan demokrasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kritik dengan disertai saran solusi dalam kerangka kebersamaan membangun negara adalah suatu hal yang baik untuk negara ini," terangnya.

Dia meminta semua pihak agar melakukan langkah politik dengaan cara yang elegan serta berlandaskan hukum dan aturan.

"Dengan pra syarat semua harus berada dalam koridor tatanan hukum dan tatanan demokrasi yang kita junjung bersama. Adalah suatu tindakan yang tidak tepat apabila ada yang menginginkan atau memaksa tindakan-tindakan di luar kedua hal tersebut di atas," tutupnya.

Sebelumnya Hatta Rajasa yang selalu membatasi bicara politik, meski dirinya adalah Ketua Umum DPP PAN, merasa terusik dengan munculnya gerakan yang ia nilai bisa merusak sistem demokrasi. Seharusnya, kata dia, semua pihak menghormati sistem demokrasi yang sudah susah payah dibangun oleh masyarakat.

"Saya biasanya tidak banyak bicara politik. Tapi munculnya gerakan-gerakan ini mengusik saya dan saya prihatin," kata Hatta yang kini menjabat Menko Perekonomian di Kabinet Indonesia Bersatu II saat berbincang-bincang dengan detikcom.

Hatta meminta masyarakat untuk menghormati building system yang sudah dibangun sejak bertahun-tahun dengan bersusah payah. "Mari kita hormati sistem demokrasi yang sudah kita bangun dengan susah payah. Pada tahun 1998 saya juga menjadi aktivis untuk membangun building system ini," ajak Hatta.

(ndr/nvt)


Berita Terkait