Hal itu disampaikan Staf Analisa BMKG Pekanbaru, Ardhitama, kepada wartawan, di Pekanbaru, Selasa (12/10/2010).
Menurut dia, suhu udara yang panas sangat berpotensi untuk menimbulkan titik api. Apalagi suhu yang cukup panas mendekati ekstrim sangat berpotensi terjadi kekeringan di kawasan hutan gambut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menjelaskan, berdasarkan hasil monitoring satelit NOAA 18, sebaran titik api di Sumatera paling terbanyak di Riau. Dari 313 titik api yang tersebar, Riau terdapat 121 titik api.
Sebaran titik api di Riau itu hampir meliputi seluruh kabupaten. Misalnya saja, di Kabupaten Rokan Hilir ada 22 titik api, Rokan Hulu 10 titik api, Kabupaten Bengkalis 23 titik dan Pelalawan 10 titik api.
"Suhu udara panas yang mendekati ekstrim ini diperkirakan sampai tiga hari ke depan. Karena itu kondisi ini harus diantisipasi agar tidak menimbulkan titik api yang baru," kata Ardhitama.
(cha/aan)











































