Para pekerja penyelamat telah berhasil menguji coba kapsul khusus untuk mengeluarkan para penambang. Operasi pengangkatan mereka akan dimulai Selasa, 12 Oktober malam waktu setempat.
Begitu evakuasi penambang dimulai, akan butuh waktu sekitar 48 jam untuk mengeluarkan seluruh penambang. Empat petugas penyelamat akan diturunkan untuk membantu para penambang bersiap-siap kembali ke atas permukaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Chili Sebastian Pinera pun berniat ikut menunggui di lokasi bersama keluarga 33 penambang tersebut.
"Penyelamatan sudah kian dekat," kata Pinera pada Senin, 11 Oktober kemarin. "Dan saya besok, Selasa berniat untuk bersama keluarga 33 penambang untuk berbagi momen menakjubkan ini," kata Pinera.
Sebuah mesin bor raksasa telah bekerja siang dan malam untuk membuat lubang penyelamat sedalam 622 meter untuk mengeluarkan para penambang tersebut.
Lubang tersebut akan menjadi jalan lewat untuk kapsul khusus yang dinamakan "Phoenix". Kapsul tersebut akan mengangkat para penambang satu per satu ke permukaan.
Para penambang itu terperangkap di bawah tanah menyusul runtuhnya tambang emas dan tembaga San Jose di utara Chili pada 5 Agustus lalu. Ini prestasi bertahan hidup di bawah tanah yang belum pernah terjadi di zaman modern ini.
Hingga saat ini mereka dalam kondisi sehat. Meski beberapa penambang mengalami infeksi kulit. Pemerintah Chili telah mendatangkan para pakar dari badan antariksa AS, NASA untuk membantu mereka tetap fit secara mental dan fisik selama upaya penyelamatan.
(ita/nrl)











































