"Ini pakaian dinas bayar sendiri semuanya," kata Hatta sambil memegang baju dinas warna cokelat tua yang melekat di badannya saat ditemui usai rapat di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (12/10/2010).
Hatta balik bertanya dari mana isu menteri meminta tagihan baju dinas itu muncul. Para wartawan lantas menjawab Mensesneg Sudi Silalahi yang mengungkapkan hal itu dalam Raker dengan Komisi II DPR Senin 11 Oktober kemarin.
"Nggak ada. Nggak," kata Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu sambil terburu-buru masuk ke mobil dinasnya, RI 12.
Perihal adanya menteri yang meminta ongkos jahit baju dinas ke Setneg
diungkapkan Sudi di depan para anggota DPR. Namun, ia sungkan untuk menyebutkan nama-nama menteri yang meminta tagihan tersebut.
"Ada malah Menteri yang menjahit baju sendiri kemudian meminta tagihan ke Setneg," katanya.
Dalam DIPA Setneg 2010 terdapat nomenklatur pengadaan pakaian dinas presiden, wapres, menteri, kepala lembaga negara, dan pejabat negara. Pada tahun 2010, untuk nomenklatur tersebut dianggarkan Rp 893.561.000.
(irw/aan)











































