Minta Penjelasan Kasus Indomie, DPR Panggil BPOM

Minta Penjelasan Kasus Indomie, DPR Panggil BPOM

- detikNews
Selasa, 12 Okt 2010 11:21 WIB
Jakarta - Komisi IX DPR akan segera memanggil Kepala BPOM Kustantinah guna meminta penjelasan terkait kasus Indomie yang oleh Taiwan disebut mengandung bahan pengawet berbahaya sehingga ditarik dari peredaran.

"Kita akan mengundang BPOM untuk menjelaskan masalah terkait produk Indomie itu, secepatnya kalau bisa hari Kamis ini," kata Ketua Komisi IX DPR, Ribka Tjiptaning, diΒ  Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/10/2010).

Komisi IX DPR akan mempertanyakan mengapa hal itu bisa terjadi. Apalagi, sampai negara luar yang tahu lebih dahulu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jangan-jangan selama ini yang kita konsumsi juga berbahaya. Kita ingin mendengarkan penjelasan apakah ini murni karena adanya saingan perdagangan atau karena adanya kandungan berbahaya tersebut," ujar Ribka.

Kapan Menkes dipanggil? "Kalau untuk Menkes belum minggu ini karena sedang ada di luar kota," jawab politisi PDIP ini.

Produk mie instan Indomie ditarik dari sejumlah supermarket di Taiwan karena mengandung pengawet yang dianggap berbahaya. Penarikan Indomie di Taiwan karena mengandung pengawet E218 atau Methyl P-Hydroxybenzoate. Pengawet ini dilarang digunakan di Taiwan. Namun, PT Indofood Sukses Makmur menegaskan mie instan mereka sudah memenuhi regulasi kesehatan Taiwan.

Menurut Indofood, produk Indomie dengan kandungan Methyl P-Hydroxybenzoate bukan untuk dipasarkan di Taiwan. Indomie di Taiwan sudah disesuaikan dengan regulasi yang ada di Taiwan yang tidak memakai pengawet tersebut.

Meski Taiwan menyatakan Indomie mengandung bahan berbahaya,Β  Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) memastikan produk buatan Indonesia itu aman dikonsumsi. "Kita jamin (Indomie) aman. Tidak apa-apa," kata Kepala BPOM, Kustantinah, kepada detikcom.

Kustantinah menjelaskan BPOM mempunyai aturan yang mengatur bahan tambahan makanan yang diperbolehkan ada di dalam pangan dengan batas maksimum penggunaannya. Penarikan Indomie di Taiwan merupakan kebijakan negara setempat.
(aan/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads