Sebuah mesin bor raksasa telah bekerja siang dan malam untuk membuat lubang penyelamat sedalam 622 meter untuk mengeluarkan para penambang tersebut.
Lubang tersebut akan menjadi jalan lewat untuk kapsul khusus yang dinamakan "Phoenix". Kapsul tersebut akan mengangkat para penambang satu per satu ke permukaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika semuanya berjalan sangat lancar, itu kemungkinan terjadi Selasa dan jika tidak begitu lancar, maka kemungkinan Kamis," kata Menteri Pertambangan Chili Laurence Golborne kepada wartawan seperti dilansir AFP, Senin (11/10/2010).
"Saat kami katakan 'sekitar Rabu,' itu artinya bahwa itu tergantung pada kemajuan dan kemunduran yang terjadi dalam proses tersebut," imbuhnya.
Dikatakan Golborne, kemungkinan akan memakan waktu dua hari untuk mengangkat seluruh penambang yang terjebak ke permukaan.
Para penambang itu terperangkap menyusul runtuhnya tambang emas dan tembaga San Jose di utara Chili pada 5 Agustus lalu. Ini prestasi bertahan hidup di bawah tanah yang belum pernah terjadi di zaman modern ini.
Hingga saat ini mereka dalam kondisi sehat. Meski beberapa penambang mengalami infeksi kulit. Pemerintah Chili telah mendatangkan para pakar dari badan antariksa AS, NASA untuk membantu mereka tetap fit secara mental dan fisik selama upaya penyelamatan. (ita/nrl)











































