Pengamatan detikcom, Senin (11/10/2010), sampah-sampah dan potongan kayu berserakan di sekitar 300 meter dari Pelabuhan Wasior, Kab Teluk Wondama, Papua Barat.
Beberapa warga tampak memungut dan memilih barang-barang yang kemungkinan masih bisa mereka gunakan. Ada seseorang yang terlihat menggotong daun pintu. Air dan lumpur di pinggiran teluk setinggi dengkul orang dewasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah jarak 300 meter, air Teluk Cendrawasih tampak berwarna biru. Gelombang air terus mengalir ke pinggiran teluk itu.
Korban banjir Wasior kini menjadi 147 orang meninggal dunia dan 123 orang hilang.
Wasior dikenal sebagai daerah yang rawan banjir bandang. Tercatat tiga kali banjir bandang berkekuatan besar menghempas pemukiman penduduk di distrik itu.
Banjir bandang paling besar terjadi pada tahun 1955. Banjir serupa juga terjadi pada tahun 2008. Namun, banjir bandang pada tahun 2008Β ini tidak separah yang baru saja terjadi di tahun 2010.
(aan/nrl)











































