Bangunan pusat perbelanjaan Harapan Baru berada di Jl. Sungai Saddang, Makassar. Tepat di belakangnya berdiri Hotel Maricaya yang salah satu tembok kamarnya didapati telah dijebol oleh 'tamu' yang menginap di sana.
Berdasar hasil oleh TKP tim Reserse dan Kriminal Polrestabes Makassar, pelaku menginap di kamar 315 Hotel Maricaya. Bagian tembok kamar yang dijebol adalah yang berada di bagian belakang ranjang hotel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Abdul Kadir, satpam toko Harapan Baru, pada pukul 08.00 Wita, ia hendak membuka pintu toko. Namun, pintu toko tidak dapat ia
buka karena terkunci dari dalam.
Ia pun berusaha membongkar pintu besi dengan gerinda listrik untuk memotong bagian kunci. "Ternyata gembok pintu diberi lem Alteco, kondisi toko sudah acak-acakan. Saya segera melapor ke atasan tentang adanya tercurian dan ke Polsek Makassar," pungkas Kadir.
Menurut Wakasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Nurdin, pelaku kemungkinan berjumlah 4 orang. Mereka menyewa kamar 313, 315 dan 317 hotel Maricaya, sejak Sabtu malam lalu (9/10/2010) dan check out
pada pukul 05.30 subuh tadi.
"Pelaku dicurigai menggunakan mobil Toyota Avanza untuk mengangkut hasil curiannya yang diangkut dari kamar 315 dengan troli hotel," papar Nurdin.
Sangat disanyangkan kamera CCTV di Hotel Maricaya tidak berfungsi. Maka cukup sulit untuk melakukan identifikasi terhadap para pelaku.
"Kami masih olah TKP. Jadi apa saja yang dicuri dan nilai kerugian belum kami ketahui," sambungnnya.
Nurdin menambahkan, pelaku juga menjebol pintu kaca Harapan Baru dan berusaha membongkar brankas yang berada di lantai 3 toko. Pelaku menggunakan linggis dan dongkrak untuk menjebol tembok kamar agar tidak timbul suara gaduh yang bisa didengar penghuni kamar lainnya.
Aci, sang pemilik hotel Maricaya dan toko Harapan Baru, mencurigai keterlibatan orang dalam dalam aksi pencurian di tokonya. "Bagaimana mungkin pelaku bisa memesan kamar dengan menentukan sendiri nomor kamarnya dan bisa pindah dari kamar 304 ke kamar 315," pungkas Aci saat ditanyai petugas Reskrim Polrestabes Makassar.
Akibat peristiwa ini, toko Harapan Baru terpaksa ditutup, guna keperluan penyelidikan aparat Polrestabes Makassar. Puluhan pegawai toko terpaksa menunggu di luar toko, bersama warga yang melintas di sekitar TKP.
(mna/lh)










































