Suryadharma mengatakan, Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) tahun ini telah berupaya melakukan perbaikan pelayanan maupun fasilitas haji dibanding tahun sebelumnya.
"Sejumlah permasalahan haji tahun lalu, termasuk masalah pemondokan dan catering sudah diupayakan jauh lebih baik," katanya.
Selain itu, Suryadharma juga mengucapkan selamat kepada 455 jamah haji dari daerah Sumatera Utara (Sumut) asal Labuhan Batu Selatan. Sebanyak 5 orang di antaranya petugas haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) pertama dari 19 kloter dari Sumut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelepasan tersebut juga mewakili pelepasan ribuan jamaah haji kloter pertama dari Embarkasi Aceh, Makasar dan Embarkasi Banjarmasin yang berangkat hari ini.
Sementara Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Sumut, Syariful Mahya Bandar mengatakan, jumlah jamaah haji dari Sumut pada tahun initercatat sebanyak 8.275 orang yang tergabung dalam 19 kloter. Sebanyak 100 orang di antaranya adalah petugas haji.
Semula, jamaah haji kloters pertama dijadwalkan langsung menuju Bandara Amir Muhammad Madinah. Namun akibat adanya perbaikan infrastruktur di Bandara Amir Muhammad Madinah, jamaah haji Indonesia dialihkan turun di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.
Syariful juga mengatakan, penampungan jamaah haji Indonesia di Arab Saudi berjarak antara 500 meter sampai 4 kilometer dari Masjidil Haram. Tahun sebelumnya jarak mencapai 14 kilometer. Jamaah haji tertua di kloter pertama, bernama Koyimah Binti Nasrun, berusia 101 tahun, warga Kecamatan Silangkitang, Kabupaten Labuhan Batu Selatan.
(rul/nrl)











































