"Ya itu hak Presiden," kata Freddy usai menghadiri rapat di Kantor Menko Kesra, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (11/10/2010).
Nama Freddy merupakan salah satu menteri yang disebut-sebut bakal dilengserkan. Freddy didesak mundur oleh sejumlah kalangan menyusul maraknya kecelakaan transportasi, terakhir kecelakaan kereta api di Pemalang yang menewaskan 35 orang itu.
Namun, Freedy mengklaim kecelakaan itu murni kesalahan masinis KA Agro Bromo Anggrek.
Sementara Juru Bicara Presiden SBY, Julian Aldrin Pasha, telah memberikan sinyal bahwa SBY akan melakukan reshuffle pada 10 Oktober 2010 tepat setahun pemerintahan SBY Jilid II.
Isu reshuffle juga dilontarkan oleh Ketua DPP PD Achsanul Qosasi. Ia menuturkan ada lima menteri terancam evaluasi total hingga rershuffle.
Tiga menteri di luar PD yakni Menkum HAM Patrialis Akbar (PAN), Menkominfo Tifatul Sembiring (PKS), dan Menteri PU Joko Kirmanto (profesional).
Sementara itu Achsanul juga mengiyakan kemungkinan dua menteri asal PD juga terancam yakni Menteri ESDM Darwin Saleh dan Menteri Perhubungan Freddy Numberi. Meskipun demikian Achsanul tidak yakin opsi reshuffle betul-betul dipilih SBY.
(aan/fay)











































