Akibatnya, lima militan tewas dalam insiden itu.
"Setidaknya lima militan tewas dalam serangan pesawat tanpa awak AS ini. Pesawat itu menembakkan dua rudal," ujar seorang pejabat keamanan Pakistan di Peshawar seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (9/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua rudal tersebut mengenai markas militan. "Kami tengah menyelidiki apakah ada target-target bernilai penting," kata pejabat tersebut. Menurutnya, indikasi awal menunjukkan semua korban tewas adalah para militan lokal.
Serangan tersebut merupakan serangan terbaru dari serangkaian operasi AS di wilayah tersebut. Menurut para analis, serangan itu menargetkan para ekstremis Taliban dan Al Qaeda yang berencanakan serangan terhadap Eropa.
Sebelumnya serangan pesawat tanpa awak AS telah menewaskan lima militan Jerman. Militer AS belakangan ini kian menggencarkan operasi penyerangan di wilayah kesukuan Pakistan yang berbatasan dengan Afghanistan.
Operasi tersebut dilakukan di tengah munculnya laporan intelijen bahwa militan-militan Al Qaeda yang berbasis di Pakistan, tengah merencanakan serangan teror di sejumlah kota di Eropa. Plot serangan tersebut kabarnya menyerupai serangan teroris di Mumbai, India yang menewaskan ratusan orang pada tahun 2008 silam.
(ita/ita)











































