menyelesaikan kesiapan layanan kesehatan bagi jamaah haji. Peralatan,
perlengkapan dan obat-obatan, yang dikirim dari Jakarta sudah tiba di Madinah. Namun semua itu belum tertata dan diatur.
"Kesiapan hampir final. Dalam dua hari ini, Insya Allah petugas sudah siap
melayani. Dua hari ini kita set up," kata Sekjen Kementerian Agama Bahrul Hayat usai meninjau kesiapan BPHI Madinah, Jumat (8/10/2010).
Saat meninjau, Bahrul Hayat didampingi Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah
Subakin Abdul Muthalib dan Kepala BPHI Dokter Subagyo. Bahrul meninjau satu per satu ruangan yang akan dipakai untuk tempat perawatan pasien, ruang unit gawat darurat (UGD), dan ruang petugas BPHI. Dari BPHI, Bahrul meninjau pemondokan haji Madinah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Layanan kesehatan haji tahun ini akan dipusatkan di BPHI. Diharapkan lebih baik dari tahun sebelumnya," kata Bahrul.
Sementara Kadaker Madinah Subakin Abdul Muthalib menyatakan, yang masih menjadi masalah untuk kesiapan BPHI adalah air dan komunikasi. Namun Subakin optimistis masalah tersebut segera bisa diatasi. "Tanggal 11 Oktober harus sudah siap. Kita akan minta kuli-kuli untuk segera bekerja sekeras mungkin," tegas Subakin.
Pada 11 Oktober 2010, calon jamaah haji dijadwalkan akan masuk Asrama Haji
Pondok Gede. Selanjutnya pada 12 Oktober 2010, calon jamaah haji gelombang satu akan diterbangkan ke tanah suci.
(iy/mad)











































