Mega Sebut Penundaan Kunjungan SBY ke Belanda Memprihatinkan

Mega Sebut Penundaan Kunjungan SBY ke Belanda Memprihatinkan

- detikNews
Jumat, 08 Okt 2010 21:31 WIB
Mega Sebut Penundaan Kunjungan SBY ke Belanda Memprihatinkan
Jakarta - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menilai penundaan kunjungan
Presiden SBY ke Belanda sebagai sesuatu yang memprihatinkan. Sebab, peristiwa ini pertama kali terjadi sepanjang sejarah bangsa Indonesia.

“Ini kasus yang memprihatinkan bagi bangsa Indonesia, karena saya pikir-pikir dari sejak berdirinya republik ini, kita punya lima presiden,
sepertinya pembatalan baru kali ini terjadi,” kata Megawati.

Hal itu dikatakan Megawati dalam jumpa pers usai memimpin rapat pleno FPDIP di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (8/10/2010).

Menurut Megawati, kunjungan Presiden ke negara lain haruslah bersih dari hal-hal yang menggangu, termasuk tuntutan Republik Maluku Selatan (RMS)kepada pengadilan Den Haag agar Presiden RI ditangkap.

“Saya kira presiden manapun harus bersih, dalam artian dalam segala hal,
sehingga itu yang memprihatinkan saya,” kata Presiden RI ke-5 ini

Megawati berharap penundaan kunjungan itu bisa diselesaikan dengan baik dan
tidak sampai menggangu hubungan diplomatik Indonesia-Belanda.

Sebelumnya, Presiden SBY membatalkan kunjungannya ke Belanda karena tidak terima dengan adanya pengadilan yang salah satu isinya menuntut penangkapan Presiden RI terkait pelanggaran HAM. Bagi SBY, hal itu menyangkut harga diri bangsa Indonesia.

SBY menunda kunjungannya ke Belanda hingga waktu yang tidak ditentukan. Sehari setelah penundaan kunjungan, salah satu tuntutan RMS, yakni penangkapan Presiden RI, ditolak oleh pengadilan Den Haag. Pemerintah menunggu hingga sidang itu berakhir untuk berpikir tentang jadwal ulang.


(lrn/mad)


Berita Terkait