Presiden Perintahkan 5 KRI Angkut Logistik Bantuan

Banjir di Wasior

Presiden Perintahkan 5 KRI Angkut Logistik Bantuan

- detikNews
Jumat, 08 Okt 2010 19:01 WIB
 Presiden Perintahkan 5 KRI Angkut Logistik Bantuan
Jakarta - Operasi tanggap darurat bencana banjir di Wasior berjalan lambat akibat logistik yang tersedia di Papua Barat yang terbatas. Untuk percepatan, logistik akan dikirim langsung dari Surabaya oleh TNI AL.

Demikian kata Presiden SBY setelah mendapat laporan dari BNPB tentang kondisi terakhir di Wasior, Papua Barat. Pernyataan dia sampaikan di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (8/10/2010) pukul 18.20 WIB.

"TNI sudah mengerahkan kapalnya untuk membawa logistik ke lokasi bencana. Ternyata tidak mudah, karena logistik di Papua Barat juga terbatas," kata SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai jalan keluar, Presiden SBY memerintahkan TNI AL mengerahkan kapal pengangkut logistik langsung dari Pangkalan Armada Timur di Surabaya. Logistik yang dibawa nanti akan mencakup juga untuk operasi rehabilitasi dan rekonstruksi tahap pertama lokasi bencana.

"Akan dikerahkan 5 KRI dari Armada Timur untuk mengangkut logistik yang dibutuhkan. Termasuk untuk operasi rehabilitasi dan rekonstruksi tahap pertama," ujarnya.

Sedangkan untuk relokasi kota Wasior, menurut SBY, masih memerlukan masukan dari para ahli mengenai kondisi terkini lokasi pasca bencana. Termasuk mendengar rekomendasi dari Gubernur Papua Barat untuk daerah baru kelak.

"Kita akan dengar terlebih dahulu rekomendasi dari para pakar geologi dan geografi, bagaimana keamanan wilayah tersebut terkait perubahan iklim yang telah terjadi," kata SBY.

Lebih lanjut SBY menyatakan akan meninjau langsung proses tanggap darurat di lokasi bencana. Presiden SBY akan bertolak ke di Wasior, Papua Barat, pada Minggu (10/10/2010) pagi.

(lh/anw)


Berita Terkait