"Saya menghormati aspirasi yang disampaikan beberapa anggota Komisi III kemarin. Saya minta itu agar segera disudahi. Kalau terus menerus memperolok-olok pimpinan pasti tidak barokah. Nanti bisa kualat," kata Priyo di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (8/10/2010).
Priyo sebagai Ketua DPP Partai Golkar juga sudah bertemu dengan beberapa kader Partai Beringin yang melakukan mosi tidak percaya itu. Menurut Priyo, mereka juga terkejut aksi tersebut menjalar sampai kemana-mana.
"Kalau masih diewer-ewer kemana-mana ini bakal dijadikan 'panggung'," kata Priyo tanpa menyebut untuk siapa 'panggung' itu disediakan.
Ditanya apakah ada tindakan dari Golkar terhadap anggotanya yang bermanuver itu, Priyo mengatakan tidak ada. "Itu hak anggota," kata Priyo.
Ketua DPR Marzuki Alie sebelumnya juga menyentil anggota Komisi III DPR. Politisi Partai Demokrat ini menilai anggota Komisi III DPR berlebihan karena suka mengomentari apa pun, termasuk pertemuan pimpinan DPR dengan Timur Pradopo yang melahirkan mosi tak percaya pada pimpinan DPR.
Para penggalang mosi tidak percaya itu, menilai, Pimpinan DPR melakukan langkah yang tidak lazim dilakukan Pimpinan DPR sebelumnya.
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo menilai Pimpinan DPR telah melakukan tindakan yang tidak etis. Pimpinan DPR dinilainya melakukan lobi awal sebelum fit and proper test digelar.
(lrn/aan)











































